"Tidak masuk akal jika perdagangan maupun investasi antara China dan Indonesia justru menggantungkan kepada dolar AS. Minimal, kita harus menggunakan lebih banyak Euro maupun Yen Jepang. Ini bukan permasalahan sederhana, sehingga pemerintah harus mendorong lebih banyak pembelian renminbi," kata Thomas di Jakarta, Selasa (19/3).
Ia mengatakan Presiden Joko Widodo juga telah mengingatkan penggunaan renminbi dan mata uang lokal terutama untuk pembiayaan proyek dalam The Belt and Road Initiative atau Jalur Sutra yang digagas oleh Presiden China Xi Jinping. Peringatan diberikan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) The Belt and Road Initiative pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dua tahun yang lalu Presiden Jokowi menyoroti risiko besar terhadap ekonomi global atas ketergantungan berlebih pada dolar AS," ujarnya.
Bank Indonesia dan People's Bank of China (PBC) Yi Gang menyepakati pertambahan nilai BCSA dari 100 miliar yuan (setara US$15 miliar) menjadi 200 miliar yuan (setara US$30 miliar). Perjanjian berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.
Pada perdagangan spot sore ini, nilai tukar rupiah terhadap renminbi China berada di posisi Rp2.117,13 per yuan. Posisi ini naik 0,07 persen dari pembukaan Rp2.118,57 per yuan.
[Gambas:Video CNN] (ulf/agt)