Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar Utomo menjelaskan perseroan harus terlebih dahulu mendapat rekomendasi impor dari Kementerian Pertanian sebelum melakukan pembelian bawang putih dari China.
"Kementerian Pertanian pasti sudah mengizinkan berdasarkan hasil rakortas (rapat koordinasi terbatas) itu. Hal yang ditunggu Bulog sekarang tinggal surat penugasan dari Menteri BUMN," kata Bachtiar seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Minggu (24/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Segera setelah administrasi lengkap, Bulog akan langsung melakukan lelang impor bawang putih secara terbuka. Rencananya, bawang putih sebanyak 100 ribu ton akan didatangkan dari China secara bertahap mulai April 2019.
Pembukaan impor bawang putih sebesar 100 ribu ton melalui Bulog diputuskan berdasarkan rakor terbatas pada Senin (18/3), yang dipimpin Menko Perekonomian Darmin Nasution.
Keputusan itu dilatarbelakangi oleh kenaikan harga komoditas bawang putih hingga rata-rata mencapai Rp45 ribu-Rp50 ribu per kilogram (kg) di tingkat pedagang. Penyebabnya, karena pasokan berkurang.
Dalam catatan Kementerian Perdagangan, bawang putih menjadi salah satu bahan pangan dengan stabilitas harga yang perlu dijaga karena berkontribusi terhadap inflasi pada Februari 2019 lalu.
[Gambas:Video CNN] (antara/lav)