Sebelumnya, pada Februari 2019 lalu, tiket maskapai AirAsia menghilang dari sejumlah OTA, di antaranya Traveloka dan Tiket.com.
Manajemen AirAsia akhirnya memutuskan untuk mencabut kerja sama yang dilakukan dengan Traveloka dan beberapa OTA lain karena tidak mendapatkan klarifikasi yang jelas terkait persoalan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, Hendra kerap membeli tiket AirAsia dari Traveloka.com. Maka itu, Hendra menilai langkah AirAsia untuk memutus kerja sama dengan OTA akan mengurangi pangsa pasarnya.
Senada dengan Hendra, Alex (56) menilai penjualan tiket melalui OTA penting di era digital. Melalui OTA, masyarakat bisa langsung membandingkan harga tiket antar maskapai untuk penerbangan yang sama.
"Perlulah (penjualan) melalui OTA. Di era digital dan modern ini kan sangat membantu maskapai dan penumpang," ujarnya.
Sementara itu, Ibnu (33) tak begitu terpengaruh dengan hilangnya tiket AirAsia dari sejumlah OTA. Pasalnya, meski tidak dijual di OTA, Ibnu bisa dengan mudah mengakses situs penjualan resmi maskapai. Selain itu, Ibnu juga bisa datang langsung ke kantor penjualan tiket perusahaan di Gedung Sarinah, Thamrin.
"Saya sih terserah mereka. Buat saya tidak masalah," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/lav)