Namun, torehan laba tersebut, hanya membuat Fitch memberikan peringkat kredit A+ dengan prospek stabil karena sebagian besar pendapatan mereka diambil oleh negara guna membiayai pengeluaran yang terus meningkat.
Peringkat utang tersebut diberikan ketika raksasa minyak negara itu bersiap untuk menjual obligasi guna membantu pemerintah Arab Saudi membiayai pembelian saham mayoritas petrokimia Saudi Basic Industries Corp (SABIC).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, pada Kamis lalu, Aramco menyatakan telah membeli 70 persen saham di SABIC senilai $ 69,1 miliar.
Dengan torehan pendapatan tersebut mereka berhasil menyingkirkan Apple sebagai perusahaan yang paling menguntungkan di dunia. Pasalnya, sepanjang tahun lalu, perusahaan raksasa teknologi AS tersebut hanya membukukan laba bersih hampir US$50 miliar.
(afp/agt)