Rencana investasi tersebut diungkapkan oleh Ketua Eksekutif Dewan Kerja Sama Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina East ASEAN Growth Area asal Brunei Darussalam Pengiran Yura Kesteria PSN Haji MD Yusuf usai bertemu dengan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Selasa (2/4).
Investasi akan ditanamkan Multiple Resorces SDN BHD di sektor perkebunan kelapa sawit, pertanian padi dan jagung. Investasi tersebut ditanamkan sesuai dengan permintaan pemerintah Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusuf mengatakan pihaknya terbuka dengan bentuk investasi selain yang diminta pemerintah. Investasi yang mungkin bisa dijalani bisa terkait infrastruktur, listrik, sekolah, rumah sakit, pariwisata, dan lainnya.
"Kami akan memulai investasi setelah ada tanda tangan dengan pemerintah Indonesia. Tapi tentu, sebelum berinvestasi, kami akan terlebih dahulu mendatangkan tim teknis kami untuk menganalisa lokasi investasi," ucapnya.
Dia pun memastikan bahwa investasi yang dilakukan di Kalimantan Tengah akan menguntungkan tidak hanya bagi pihak kerajaan Brunei, pemerintah Indonesia dan daerah tapi juga masyarakat sekitar. "Kehadiran kami bukan hanya dari pihak pengusaha, tapi juga kerajaan Brunei Darussalam. Jadi, investasi kami akan saling menguntungkan," kata Pengiran.
[Gambas:Video CNN]
(antara/agt)
Dia pun memastikan bahwa investasi yang dilakukan di Kalimantan Tengah akan menguntungkan tidak hanya bagi pihak kerajaan Brunei, pemerintah Indonesia dan daerah tapi juga masyarakat sekitar. "Kehadiran kami bukan hanya dari pihak pengusaha, tapi juga kerajaan Brunei Darussalam. Jadi, investasi kami akan saling menguntungkan," kata Pengiran.
[Gambas:Video CNN]