Revitalisasi saat ini sudah dimulai. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soermano mengatakan revitalisasi terminal Bandara Soetta mendesak dilakukan.
Pasalnya, penumpang yang mengunjungi Bandara Soetta sampai saat ini telah jauh melampaui kapasitas fasilitas terbangun di Bandara Soekarno-Hatta. "Saya sangat senang. Kalau dulu manajemen sebelumnya kalau saya paksa mau investasi tidak ada, tidak mau," katanya di Tangerang, Jumat (5/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, saat ini kapasitas Terminal 1C dan 2F masing-masing mencapai 3 juta orang. "Jadi, Alhamdulillah 2022 penumpang yang melalui Bandara Soetta dengan (pengembangan) ini saya rasa makin meningkat," katanya.
Untuk informasi, integrated building yang saat ini mulai dibangun nantinya akan terdiri dari gedung sayap utara, gedung sayap selatan, dan jembatan penghubung. Luas Iahan pembangunan integrated building ini mencapai 33.685 meter persegi.
Rancangan (master plan) pembangunan integrated building Bandara Soetta ini akan disiapkan untuk gedung parkir taksi dan travel pada bangunan sayap utara. Lalu, gedung parkir bus pada bangunan sayap selatan yang akan diintegrasikan ke bangunan stasiun kereta bandara oleh jembatan penghubung . (ulf/agt)