Dalam rentang awal tahun hingga hari ini, rupiah melemah 1,63 persen terhadap dolar AS.
Siang ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,11 persen, dolar Singapura melemah 0,07 persen, won Korea Selatan melemah 0,63 persen, ringgit Malaysia 0,33 persen, dan Peso Filipina loyo 0,13 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, mata uang negara maju mengalami penguatan seperti euro sebesar 0,12 persen dan poundsterling Inggris 0,13 persen.
"Data ketenagakerjaan menjadi indikator penting Federal Reserve dalam kebijakan suku bunganya. Kemungkinan The Fed masih belum akan mengubah kebijakan suku bunga saat ini yang masih bertahan pada 2,25 -2,5 persen," ujar Lana seperti dikutip dari Antara.
Tingkat pengangguran di AS pada Maret 2019 tercatat 3,8 persen, serupa dengan Februari 2019. Selama Maret 2019 tersebut, data tenaga kerja non-pertanian AS bertambah sebanyak 196 ribu, naik tajam dari bulan sebelumnya yang hanya bertambah 33 ribu. Data ketenagakerjaan AS kembali menguat setelah Februari lalu sempat melambat.
Pada pukul 09.52 WIB, kurs rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.153 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya. (lav/bir)