Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan ketertarikan pelaku pasar dalam bertransaksi di pasar modal Indonesia masih cukup besar. Hal ini dipengaruhi oleh rilis data perekonomian dalam negeri yang dinilai masih positif.
"Kondisi fundamental perekonomian terjaga cukup baik hingga saat ini," papar William seperti dikutip dari risetnya, Rabu (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Bangkit Melaju ke 6.484 |
Untuk hari ini, potensi indeks ke area 6.500 masih terbuka. William meramalkan IHSG bergerak dalam rentang support 6.402 dan resistance 6.585.
"Pelaku pasar mencermati perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China yang semakin dekat dengan kesepakatan perdagangan," kata Juan dalam risetnya.
Sebelumnya, Pejabat Gedung Putih Clete Willems menyatakan masih terus berdiskusi dengan China perihal tarif dagang yang diberlakukan oleh keduanya. Sejauh ini, Williems mengaku pihaknya belum puas dengan hasil perundingan damai perang dagang yang dilakukan dengan China.
[Gambas:Video CNN]
"Kami membuat kemajuan dalam berbagai hal, dan ada beberapa hal di mana kami belum puas," kata Willems seperti dikutip dari Reuters.
Namun, ia enggan membeberkan poin apa saja yang belum bisa diterima oleh AS. Hal yang pasti, AS dan China akan kembali berdiskusi dalam waktu dekat untuk menyelesaikan sengketa dagang di antara mereka berdua.
Mengutip RTI Infokom, IHSG berhasil menguat meski tipis sebesar 0,91 persen atau 58,61 poin pada perdagangan Selasa (9/4). Walhasil, indeks berakhir di level 6.484 dari penutupan sebelumnya di level 6.425.
Kondisi sebaliknya terjadi di bursa saham Wall Street, di mana tiga indeks utamanya terkoreksi tadi malam. Dow Jones terpantau melemah 0,72 persen, S&P500 0,61 persen, dan Nasdaq Composite 0,56 persen. (aud/agt)