Selain masalah perubahan iklim, ia juga menyatakan akan meningkatkan program dan misi pengentasan kemiskinan Bank Dunia dan mengembangkan hubungan baik dengan China. Pernyataan ia keluarkan pada hari kerja pertamanya menjadi presiden Bank Dunia.
"Dewan dan gubernur telah menetapkan kebijakan tentang itu. Saya tidak mengharapkan perubahan dalam kebijakan itu," kata Malpass seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu terlalu kaya untuk mendapatkan pinjaman tersebut. Namun pada Selasa kemarin, kritik berkurang.
"Itu berarti evolusi. Mereka jauh lebih sedikit meminjamnya, dan mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan partisipasi dalam peningkatan modal dan peran dalam Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) di mana China telah meningkatkan kontribusinya," katanya,
Pernyataan Malpass tentang China tersebut berbeda dengan pandangan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin. Mnuchin menyatakan kepada anggota parlemen bahwa AS nahwa kehadiran Malpass di Bank Dunia adalah untuk membantu Amerika Serikat menyaingi China yang saat ini sedang menjalankan Program Belt and Road.
(reuters/agt)