Kantor dibentuk untuk menjamin setiap kesepakatan dijalankan dengan benar oleh AS dan China.
"Kami telah cukup banyak sepakat tentang mekanisme penegakan hukum, kami telah sepakat bahwa kedua belah pihak akan mendirikan kantor penegakan hukum yang akan menangani masalah yang berlangsung," kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump menuduh, defisit terjadi karena China telah melakukan kecurangan dagang terhadap AS. Dalam perundingan dagang yang sedang dilakukan AS menuntut agar China menerapkan reformasi signifikan untuk mencegah pencurian kekayaan intelektual mereka dan mengakhiri transfer teknologi secara paksa dari perusahaan Amerika ke Cina agar defisit dan kecurangan dagang bisa diatasi.
Namun, Mnuchin mengatakan masih ada masalah yang mengganjal perundingan dagang AS dengan China. Karena itulah, ia menolak mengomentari kapan perang dagang berakhir dan tarif AS atas barang impor asal China bernilai US$ 250 miliar akan dihapus.
Ia mengatakan pemerintah AS saat ini masih fokus dalam mendapatkan kesepakatan yang tepat dan menguntungkan bagi negerinya. "Poin utamanya, segera setelah kami siap dan menyelesaikan pembicaraan, ia (Trump) siap dan bersedia untuk bertemu dengan Presiden Xi (Jinping)," katanya.