Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Suwandi mengakui Indonesia sudah mengimpor bawang putih sejak lama. Karenanya, sejak dua tahun lalu, Kementan menyusun strategi agar bisa swasembada bawang putih.
Caranya, dengan penanaman lahan bawang putih secara bertahap. Kemudian, hasil produksinya digunakan untuk benih. "Pada 2021 langsung setop. Tidak ada impor bawang putih," ujarnya setelah menghadiri acara uji coba B100 di Kantor Kementan, Senin (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua produksi sekarang untuk benih, bukan untuk konsumsi," jelasnya.
Hingga kini, Kementan telah menerbitkan rekomendasi impor bawang putih kepada 8 perusahaan.
"Kami tidak memberikan rekomendasi volume. (Volume) Itu di Kemendag. Tapi itu setara untuk pemenuhan kebutuhan tiga bulan," katanya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), rata-rata harga bawang putih terus menanjak. Hari ini, rata-rata harga bawang putih ukuran sedang di pasar tradisional di Indonesia menembus Rp41.650 ribu per kilogram (kg) atau naik 7,76 persen secara harian.
Bahkan di DKI Jakarta, harga bawang putih sudah menembus Rp58.350 per kg atau naik 9,37 persen.
[Gambas:Video CNN] (sfr/bir)