Mengutip Antara, Rabu (17/4), Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, buka mulai siang hari untuk memberikan kesempatan kepada pedagang dan karyawan untuk menggunakan hak pilihnya. Tetapi sampai saat ini, pengunjung yang datang ke Pasar Kramat Jati tak sebanyak hari-hari biasanya.
Marni, salah satu pedagang setempat mengaku baru membuka toko pada pukul 08.30 WIB karena lebih dulu mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pedagang lainnya Rizal, juga membuka toko miliknya pukul 08.00 WIB, setelah mencoblos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Sandi salah satu pedagang di pasar setempat mengatakan hingga pukul 11.00 WIB, penjualannya turun 80 persen dibanding hari-hari biasanya. "Biasanya omzet sehari Rp1 juta. Sekarang ini hanya Rp300 ribu sampai Rp500 ribu," ujarnya.
Aktivitas sepi juga terpantau di Pasar Oebobo, Kupang. Pasar tampak sepi dari pedagang dan pembeli yang mengikuti pemilu dan pilpres 2019. Carolina, salah satu pedagang setempat bilang sudah dua jam tidak ada pembeli yang datang ke pasar untuk berbelanja.
"Saya sudah memilih sejak pagi. Dari TPS, saya langsung ke pasar untuk berjualan, tetapi sejak pukul 09.00 WITA, belum ada pembeli," katanya.
Carolina sendiri mengaku berjualan bersama dua beberapa pedagang lainnya. Selama menunggu, baru terlihat dua orang pembeli sayur mayur. "Kemungkinan orang-orang masih ke TPS untuk memilih. Tetapi setelah pukul 12.00 WITA, mungkin sudah ramai," imbuh dia.
[Gambas:Video CNN] (antara/bir)