Pagi hari ini, pergerakan mata uang utama Asia terbilang bervariasi. Terdapat mata uang yang melemah, seperti ringgit Malaysia sebesar 0,18 persen, won Korea Selatan yang melemah 0,06 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.
Namun terdapat pula mata uang yang menguat, seperti baht Thailand sebesar 0,05 persen, yen Jepang sebesar 0,06 persen, dan peso Filipina yang menguat 0,1 persen. Dolar Singapura sendiri tak bergeming terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pilpres Damai Jadi Motor Penggerak IHSG |
Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan penguatan rupiah disebabkan oleh hasil sementara pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) Rabu (17/4) kemarin, di mana Presiden Joko Widodo sejauh ini masih ditetapkan sebagai pemenang berdasarkan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei.
"Ketidakpastian pada Selasa kemarin adalah musuh terbesar pelaku pasar. Adapun, perdagangan hari ini rupiah akan ditransaksikan di level Rp14.015 hingga Rp14.150 per dolar AS," jelas Ibrahim, Kamis (18/4).
[Gambas:Video CNN] (glh/bir)