Mengutip data Kementerian Keuangan utang pemerintah didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak Rp3.776 triliun atau 82,68 persen dari seluruh utang outstanding pemerintah. Sementara itu, sisa Rp791,19 triliun merupakan pinjaman biasa.
Hanya saja, pertumbuhan utang dari penerbitan SBN meningkat lebih tinggi. Kemenkeu mencatat penerbitan SBN naik 12,49 persen dari Rp3.356 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp3.776 triliun pada Maret 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data yang sama, penarikan SBN netto selama kuartal I 2019 mencapai Rp185,83 triliun atau mencapai 47,78 persen dari target pembiayaan SBN tahun ini Rp388,96 triliun. Angka ini lebih tinggi 25,37 persen dibanding Maret tahun lalu, saat pemerintah menerbitkan SBN netto sebesar Rp148,22 triliun.
Dia menambahkan pemerintah mempertimbangkan unsur kehati-hatian karena SBN merupakan utang yang mengandung risiko dan biaya.
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)