Jokowi Ingin Produk Kerajinan Dipasarkan Secara Online

CNN Indonesia | Rabu, 24/04/2019 14:58 WIB
Jokowi Ingin Produk Kerajinan Dipasarkan Secara Online Ilustrasi produk kerajinan. (ANTARA FOTO/Ampelsa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin produk kerajinan Indonesia menggunakan sistem perdagangan online agar bisa meningkatkan penetrasi di pasar mancanegara. Menurutnya, produk kerajinan dari Tanah Air bisa membantu kinerja ekspor Indonesia ke depan.

Kepala negara mengatakan produk kerajinan Indonesia memiliki kualitas dan keunikan yang khas. Kedua hal itu, bisa menjadi modal bagi produk kerajinan untuk menarik minat pasar mancanegara.

Sayangnya, di tengah kualitas dan keunikan tersebut, pasar mancanegara masih belum banyak mengenal produk kerajinan tersebut. Masalah tersebut terjadi karena akses publikasi dan pemasaran dari para produsen dan distributor produk kerajinan terbatas.


Padahal, akses publikasi dan promosi tersebut kata Jokowi, sebenarnya bisa diupayakan melalui sistem perdagangan online yang kebetulan saat ini tengah berkembang.


"Saat ini era digital, setiap saat calon pembeli dari mancanegara seharusnya bisa mengakses produk Indonesia lewat sistem online," ucap Jokowi di perhelatan The 21st Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Jokowi mengatakan pelaku kerajinan perlu menggunakan cara baru dalam memasarkan produk kerajinan mereka dengan menggunakan sistem perdagangan online. Mereka bisa menggunakan wadah jual beli online atau marketplace, baik di tingkat nasional maupun internasional untuk memasarkan produk kerajinan.

"Sekarang ini kan ekosistem offline sudah siap, tinggal diangkat ke ekosistem online. Nanti ada marketplace nasionalnya, tinggal dikaitkan dengan global marketplace, ya sudah, sambung kan," jelasnya.

Tak hanya menggunakan sistem perdagangan online, mantan gubernur DKI Jakarta itu ingin para produsen produk kerajinan Indonesia juga terus memperbaiki kualitas. Perbaikan tersebut perlu segera dilakukan supaya daya tarik dan daya saing produk kerajinan domestik tak kalah dari negara-negara lain dan bisa mendominasi pasar mancanegara.

[Gambas:Video CNN]

Jokowi mengatakan banyak cara yang bisa dilakukan pengusaha untuk memperbaiki kualitas produk mereka. Salah satunya, dengan menggunakan bahan-bahan baru, sehingga nilai keunikan terus berkembang.

Selain itu kata Jokowi, perbaikan juga bisa dilakukan dengan melakukan inovasi dan kreativitas supaya produk mengikuti tren permintaan pasar.

"Misalnya, tadi saya lihat ada banyak produk dari bahan baru, misalnya biji kapas untuk sutera, ini banyak bahan yang bisa diangkat," ujarnya.

Bila perbaikan tersebut bisa dilakukan, Jokowi optimis produk kerajinan dalam negeri akan naik kelas dan pangsa pasarnya kian meningkat di kancah domestik maupun mancanegara.


Lebih lanjut ia mengatakan sangat berharap produk kerajinan Indonesia bisa mendobrak pasar mancanegara karena produk tersebut bisa meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Berdasarkan catatannya, pangsa pasar produk kerajinan hanya sekitar 1,26 persen dari total perdagangan dunia.

"Ini masih sangat kecil sekali dan masih bisa ditingkatkan lebih besar lagi," imbuhnya.

Selain bisa meningkatkan ekspor, ia mengatakan produk kerajinan bisa menjadi lahan baru bagi penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Ia mencatat setidaknya sudah ada 700 ribu unit usaha berbasis produk kerajinan di dalam negeri. Dari jumlah unit usaha itu, setidaknya ada 1,3 juta tenaga kerja yang bergantung di bidang itu.

"Bayangkan kalau pangsa pasar naik, artinya akan lebih banyak UKM yang berkembang dan lebih banyak lagi tenaga kerja yang bisa direkrut," pungkasnya.

(uli/agt)