Penandatanganan dilakukan setelah China mengizinkan Indonesia mengekspor manggis ke negara mereka. Retno mengatakan dengan penandatanganan protokol tersebut, keran impor China untuk manggis Indonesia akan terbuka lebar.
Protokol tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat terhadap perdagangan Indonesia ke China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun besar, namun kami melihat defisit perdagangan Indonesia dengan China masih cukup besar. Oleh karena itu, kami sepakat untuk mempersempit gap defisit dan menjadikan perdagangan lebih seimbang dan saling menguntungkan," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/4).
Sementara itu Ni berharap selain Jeruk Mandarin, pihaknya berharap agar Indonesia bisa membantu menurunkan tarif impor buah nanas.
"Semua agar perdagangan bilateral lebih menguntungkan kedua belah pihak," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(antara/agt)