Direktur Utama Prijono Sugiarto mengatakan pembagian dividen itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Astra International pada Kamis (25/4). Menurutnya, dari dividen itu, Rp2,42 triliun di antaranya sudah dibagikan pada Oktober tahun lalu.
"Setiap saham diberikan Rp214,13 per saham sebagai dividen tunai, di mana di dalamnya ada dividen interim Rp60 per saham," ucap Prijono, Kamis (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dividen dibayarkan kepada pemegang saham perusahaan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perusahaan pada 8 Mei 2019 pukul 16.00 WIB," jelasnya.
Selain itu, perusahaan menunjuk Djony Bunarto Tjondro untuk menduduki posisi Wakil Direktur Utama. Kemudian, manajemen juga menyetujui pengunduran diri Takayuki Yoshitsugu yang menjabat sebagai Komisaris Independen.
Dari sisi kinerja, tahun lalu laba bersih perusahaan tumbuh 15 persen dari sebelumnya sebesar Rp18,84 triliun. Beberapa sektor usaha yang menopang kenaikan itu berasal dari bisnis alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi, dan jasa keuangan.
Bila diurutkan, laba bersih sektor alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi naik paling kencang sebesar 48 persen menjadi Rp6,63 triliun. Diikuti sektor jasa keuangan sebesar 28 persen menjadi Rp4,81 triliun, dan teknologi informasi 5 persen menjadi Rp208 miliar.
[Gambas:Video CNN]
(aud/agt)