Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan penurunan tarif ini dilakukan agar transfer uang melalui sistem kliring bisa menjadi lebih murah. Apalagi, jasa kliring ke depan akan marak digunakan seiring datangnya Hari Raya Idul Fitri 2019 yang kian dekat.
"Ini merupakan upaya kami agar pembayaran ritel di perbankan bisa menjadi lebih efisien. Dan ini sekaligus menyambut Ramadhan agar pengiriman uang bisa menjadi lebih murah," jelas Perry, Kamis (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berhenti sampai situ, BI juga akan memperbanyak frekuensi kliring menjadi sembilan kali dalam sehari. Adapun sebelumnya, jadwal kliring dilakukan selama lima kali sehari yakni pukul 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, dan 16.15.
SKNBI pertama kali beroperasi sejak 2005 yang tergolong sebagai instrumen pembayaran dengan nilai kecil (Retail Value Payment System/RVPS). Sementara untuk transaksi bernilai besar, BI memiliki instrumen BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS).
[Gambas:Video CNN]
(glh/agt)