Rini menyadari bahwa lokasi Bandara Baru Yogyakarta jauh dari kota. Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang tinggal di pusat kota Yogyakarta enggan naik pesawat dari dan ke bandara tersebut.
"Ini yang kami harus pikirkan apa yang perlu diprogramkan. Makanya salah satunya tentunya adalah wisatawan nusantara atau pun internasional yang memang menarik untuk ke Borobudur maupun ke tempat lain," papar Rini di Yogyakarta, Selasa (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sedang kami siapkan, BUMN bersama-sama akan membuat program-program yang membuat menarik untuk mendarat di Kulon Progo," ujar Rini.
Bandara Baru Yogyakarta baru beroperasi secara komersial pada Senin (6/5) kemarin. Citilink Indonesia menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang melayani penumpang ke bandara tersebut.
Citilink Indonesia menyediakan penerbangan rute dari Bandara Halim Perdanakusuma-Bandara Baru Yogyakarta satu kali dan Bandara Baru Yogyakarta-Bandara Halim Perdanakusuma satu kali dalam sehari.
[Gambas:Video CNN]
Penumpang bisa berangkat dari Badara Halim Perdanakusuma pada pukul 11.30 WIB dan tiba pukul 12.15 WIB. Kemudian, penerbangan dari Bandara Baru Yogyakarta dilakukan pukul 13.10 WIB dan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma 14.15 WIB.
Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP 1 Devy Suradji menyatakan pihaknya menyediakan bus gratis dari dan ke Bandara Baru Yogyakarta selama satu pekan. Ia meminta penumpang memperlihatkan boarding pass kepada supir untuk mendapatkan fasilitas tersebut.
"Itu hak penumpang, jangan sampai lupa perlihatkan boarding pass nya," ujar Devy.
Selain Yogyakarta, Bus Damri itu melayani rute pulang-pergi Wojo, Purworejo, dan Magelang. Lalu, AP 1 juga menyediakan fasilitas Satelqu pulang pergi Bandara Baru Yogyakarta menuju Bandara Adisutjipto, Cilacap, dan Purwokerto.