"Saatnya kita bangkitkan potensi ekonomi syariah di Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam peluncuran masterplan di Bappenas, Jakarta, Selasa (14/5).
Jokowi menyebut Indonesia memiliki potensi mengembangkan ekonomi syariah karena mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia. Menurutnya, ekonomi syariah menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut ekonomi syariah memiliki potensi yang besar di tingkat global.
Menurut Jokowi, ekonomi syariah bisa turut mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, mendorong keadilan sosial, dan juga melestarikan lingkungan. Ia mengaku selaku presiden sudah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).
"Komite ini yang akan turut mengawal pelaksaan dari master plan ekonomi syariah Indonesia ke depan," ujar calon presiden petahana itu.
Namun, Jokowi menyadari berdasarkan data Global Islamic Economy Indicator tahun 2018, Indonesia masih berada di posisi ke-10 negara-negara yang menyelenggarakan ekonomi syariah. Indonesia masih berada di bawah Malaysia, UAE, Bahrain, Arab Saudi, Oman, Yordania, Qatar, Pakistan, Kuwait.
"Saya yakin dan percaya saat kita semua bekerja sama memasarkan master plan ekonomi syariah Indonesia, Indonesia akan segera meajadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia," katanya.
[Gambas:Video CNN] (glh/fra)