Project Coordinator RDMP Refinery Unit V Balikpapan Djoko Koen Soewito mengatakan sejak sebulan ini kontraktor sudah mulai melakukan pekerjaan awal atas pembangunan tiga buah tangki dari beberapa buah yang direncanakan.
"Sebulan ini mereka melakukan soil investigation, katanyadiBalikpapan, Rabu (15/5).
Selain itu, kontraktor juga sudah mulai melakukan rancangan teknik rinci (detail engineering design) atas proyek tersebut. Sementara Pertamina saat ini telah membentuk anak usaha, PT Kilang Pertamina Balikpapan guna memperlancar pembangunan kilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari Jepang uang dijajaki dengan JBIC, yang melakukan negosiasi kantor pusat, harapannya tahun ini selesai supaya project financingnya jelas," katanya.
Pertamina saat ini tengah mengembangkan Kilang Minyak Balikpapan. Pengembangan dilakukan demi meningkatkan kuantitas produk kilang BBM dan petrokimia, kualitas produk BBM dari standar euro II menjadi IV dan fleksibilitas pengolahan crude.
Pengembangan ini diperkirakan akan menelan investasi US$5,3 miliar. Djoko mengatakan dengan pengembangan tahap I ini diharapkan kapasitas Kilang Minyak Balikpapan yang saat ini hanya 260 ribu bisa ditingkatkan menjadi 360 ribu barel per hari.