Permintaan Sembako Diklaim Naik 20 Persen saat Ramadan

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 05:08 WIB
Permintaan Sembako Diklaim Naik 20 Persen saat Ramadan Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perdagangan mengklaim permintaan sembilan bahan pokok (sembako) naik mulai dari 10 persen hingga 20 persen saat momentum ramadan dibanding permintaan pada hari-hari biasanya.

"Dari normal ada kenaikan 10 persen-20 persen. Itu untuk permintaannya," ujar Karyanto Suprih, Sekretaris Jenderal Kemendag, di Pusdiklat Perdagangan di Depok, Jawa Barat, Senin (20/5).

Atas kenaikan tersebut, Kemendag mengimbau produsen, khususnya produk makanan dan minuman, untuk menambah produksi.

Imbauan meningkatkan produksi sebagai antisipasi menjaga stok, meskipun tenaga kerja berkurang karena menjelang libur lebaran.


"Diharapkan pelaku usaha tidak ada alasan menaikkan harga, sepanjang stok cukup, meski permintaan meningkat," katanya.

Untuk memantau harga, Karyanto mengaku menugaskan seluruh pejabat Kemendag menjadi koordinator wilayah. Kemendag juga merangkul Perum Bulog demi memantau pasokan bahan pokok.

Dengan pemantauan tersebut, daerah yang mengalami surplus pasokan bisa menyalurkan barang ke daerah yang defisit pasokan, sehingga pasokan dapat terjaga ketersediaannya.

"Pemerintah menjamin stok tersedia. Tidak usah panik. Menjelang lebaran, pemerintah bahu membahu bersama pengusaha menyediakan stok bahan pokok," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]


(Antara/bir)