Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan karyawan yang ditempatkan di dua kantor pelayanan pajak tersebut belum bisa memasuki gedung karena akses jalan yang sulit. Namun, Hestu belum bisa memastikan bahwa pihaknya akan menutup sementara dua kantor pelayanan pajak itu atau tidak hari ini.
"Kami lihat perkembangannya. Tentu kami utamakan keselamatan pegawai dan para wajib pajak (WP) terkait situasi tersebut," ucap Hestu kepada CNNIndonesia.com, Rabu (22/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wajib pajak juga bisa memanfaatkan layanan online atau komunikasi dengan petugas pajak melalui telepon. Jadi kami lihat dulu kondisinya, semoga segera lancar kembali," terang dia.
Kemudian, kondisi semakin tak kondusif hingga akhirnya massa berlarian ke Jalan Wahid Hasyim. Gas air mata pun berturut-turut ditembakkan karena massa tak ingin dibubarkan.
[Gambas:Video CNN]
Aksi ini dilakukan sejumlah pihak usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan kemenangah pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf pada Selasa (21/5) dini hari. Aksi demo yang direncanakan baru digelar pada siang hari ini menjadi lebih maju semalam. (aud/lav)