Penarikan tersebut mencapai 83,2 persen dari total kebutuhan uang tunai Rp217,1 triliun yang disiapkan BI.
Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan dari uang yang ditarik tersebut Rp49,3 triliun di antaranya berputar di Jawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data terbaru saat ini dari total Rp217,1 triliun, sudah mulai beredar ke masyarakat sekitar Rp160 triliun. Dengan ditambah penarikan hari ini Rp25 triliun maka semuanya itu 83,2 persen dari total ketersediaan dana," katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (29/5).
Pada waktu tersebut persentase penarikan uang tunai ia perkirakan mencapai 50 persen dari total uang yang dicairkan selama Ramadan. Meskipun meningkat pesat di pekan tersebut, Rosmaya meyakinkan bahwa ketersediaan uang tunai masih akan mencukupi.
Keyakinan ia dasarkan pada realisasi penarikan uang tunai di masyarakat yang rata-rata per tahun hanya mencapai 92 persen dari total ketersediaan dana BI.
"Namun kami tetap siapkan antisipasi jika memang membutuhkan tambahan ketersediaan," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
(antara/agt)