Hal tersebut, disarankan Budi setelah menemukan adanya antrean yang cukup panjang di salah satu loket Perusahaan Otobus (PO).
"Saya pikir sistem tiket harus diperbaiki. Memang seyogyanya harus ada satu proses yang mengarahkan penumpang ini menggunakan online. Tadi ada satu PO tertentu banyak sekali, antrean panjang," kata Budi di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (2/6)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan sistem pemesanan daring memiliki banyak keunggulan. Terutama, dari segi kepastian mendapatkan kursi bagi penumpang.
Selain itu, Budi juga menjelaskan pemesanan melalui daring bisa dilakukan di mana saja dengan mudah. Pemesanan juga bisa dilakukan dengan cepat hanya dengan mengandalkan ponsel dan perangkat elektronik lainnya.
Kendati demikian, ia mengaku penggunaan pemesanan online memang belum maksimal karena minimnya edukasi. Untuk itu, edukasi menjadi poin penting yang akan dilakukan pemerintah.
"Penggunaan online ini belum Ini belum maksimal.Jadi masih 50-50. 50 pakai online, 50 yang konvensional. Perlu ada edukasi. Karena ada yang belum tahu," ujar Budi. (jnp/agi)