Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Jepang disebut 2,1 persen pada kuartal I 2019. Namun, revisi menyebut pertumbuhan mencapai 2,2 persen, karena peningkatan belanja modal dan investasi berhasil membantu ekonomi Jepang lebih menggeliat.
Data revisi ini masih dipantau, di tengah spekulasi Pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe menaikkan pajak penjualan. Ada kabar, Abe akan menunda kenaikan bila data revisi menunjukkan pelemahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, laporan Bank Dunia bertajuk Global Economics Prospects edisi Juni 2019 merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Jepang sebesar 0,1 persen pada tahun ini. Proyeksi lebih lemah tersebut menyusul ekspor Jepang ke China yang melambat.
Pun begitu, Jepang masih optimis terhadap pertumbuhan ekonominya sepanjang tahun ini, mengingat tingkat pengangguran yang rendah dan partisipasi angkatan kerja yang terus meningkat. (afp/bir)