Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan untuk mendapatkan hibah tersebut pihaknya harus membuat pemaparan kepada pemerintah pusat dan Bank Dunia mengenai rencana penggunaan dana hibah tersebut.
"Dalam waktu satu minggu ini, kami harus presentasi ke pemerintah pusat dan Bank Dunia, uang Rp1,4triliun buat apa saja," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juga untuk menambahi truk sampah, membenahi manajemen sampah, mengatur zona-zona daur ulang sampah, dan lain-lain," katanya.
Kondisi Sungai Citarum cukup mengkhawatirkan. Kondisi tersebut disebabkan pencemaran. Presiden Joko widodo beberapa waktu lalu mendapatkan laporan bahwa pencemaran dilakukan oleh industri yang membuang limbahnya ke sungai.
Data yang ia dapat, ada 3.000 industri yang membuang limbahnya ke Sungai Citarum. Padahal, Sungai Citarum memiliki peran penting. Sungai tersebut menjadi sumber air minum bagi 27,5 juta penduduk Jawa Barat dan Jakarta.
Data yang ia dapat, ada 3.000 industri yang membuang limbahnya ke Sungai Citarum. Padahal, Sungai Citarum memiliki peran penting. Sungai tersebut menjadi sumber air minum bagi 27,5 juta penduduk Jawa Barat dan Jakarta.
Sungai tersebut juga berperan mengairi 400 ribu hektare lahan pertanian.
[Gambas:Video CNN] (antara/agt)