Angka inflasi Mei tersebut naik dibandingkan inflasi bulan sebelumnya, yaitu 2,5 persen, dan tercatat yang tertinggi sejak Februari 2018 lalu.
"Kenaikan inflasi didorong oleh lonjakan harga daging babi dan buah-buahan. Harga daging babi naik karena epidemi demam babi Afrika," terang NBS, seperti dilansir AFP, Rabu (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati sebagian harga-harga makanan naik, NBS mengungkapkan permintaan masih tetap lemah. Pelemahan permintaan sebagai dampak dari perang dagang China - AS, yang menimbulkan ketidakpastian ekonomi.
Presiden AS Donald Trump diperkirakan bertemu Presiden China Xi Jinping di KTT G20 di Jepang pada bulan ini. Pertemuan keduanya akan membahas pertikaian perdagangan yang telah berlangsung cukup lama.
Namun demikian, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross memperingatkan China bahwa pertemuan dan kesepakatan kedua pihak nantinya tidak akan menjadi 'perjanjian definitif.'
[Gambas:Video CNN] (afp/bir)