Aliran investasi asing tersebut turun 13 persen dibanding 2017. Penurunan tersebut merupakan lanjutan dari dua tahun sebelumnya.
UNCTAD dalam laporan tersebut menyatakan penurunan aliran investasi tersebut dipicu peralihan modal perusahaan multinasional Amerika Serikat yang melakukan repatriasi laba dari luar negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan penurunan aliran investasi global tersebut kemungkinan besar masih membayangi ekonomi dunia pada 2019 ini.
"Risiko-risiko geopolitik dan perdagangan terus membebani FDI pada 2019 dan selanjutnya," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Direktur investasi dan perusahaan UNCTAD James Zhan mengatakan tren penurunan investasi global sebenarnya sudah 'kekurangan darah' sejak 2008 lalu. Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan arus investasi asing dalam sepuluh tahun terakhir yang hanya mencapai 1 persen.
Pertumbuhan tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan periode 2000 sampai dengan 2007 yang masih bisa mencapai 8 persen. dan sebelum 2000-an yang masih bisa mencapai 20 persen.
"Tren stagnasi dekade ini berasal dari berbagai faktor yang meliputi penurunan tingkat pengembalian FDI, bentuk investasi yang semakin ringan dan iklim kebijakan investasi yang umumnya kurang menguntungkan," katanya.
(antara/agt)