"Kalau ini dibangun seperti ini terus, konsumsi BBM akan naik pelan-pelan tapi pasti," ujar Jonan saat Peluncuran Uji Jalan Program B30 di kantor Kementerian ESDM, Kamis (13/6).
Jonan mengungkapkan saat ini impor harian minyak mentah dan sebagian produk BBM berkisar 500 ribu barel per hari (bph). Dengan pembangunan jalan tol, menurut dia, impor minyak mentah dan produk bisa melonjak hingga 1 juta bph sebelum 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Minyak Merosot 1 Persen Akibat Perang Dagang |
Oleh karena itu, ia menyebut kini pemerintah tengah mendukung program mandatori campuran biodisel pada minyak solar. Dengan program tersebut, ia yakin pemerintah bisa mengurangi beban impor migas yang memperlebar defisit neraca perdagangan.
Kepala Balitbang Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengungkapkan sejak September 2018, mandatori yang berlangsung adalah campuran biodiesel 20 persen (B20). Dengan B20, pemerintah bisa mensubtitusi sekitar 6 juta kl Solar dengan FAME yang merupakan bahan bakar nabati.
Tahun depan, mandatori yang akan dilakukan adalah B30 dan diperkirakan bisa mensubtitusi Solar sekitar 8 juta hingga 9 juta kiloliter (kl). Dengan asumsi harga indeks produksi (HIP) Solar berkisar Rp8.900 per liter maka penghematan untuk tahun depan bisa mencapai Rp70 triliun hingga Rp80 triliun.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/agi)