China disebut siap menghadapi pertempuran ekonomi dengan AS yang diprediksi akan berlangsung dalam jangka waktu lama.
"China tidak akan takut akan ancaman atau tekanan apa pun yang dibuat Amerika Serikat yang dapat meningkatkan friksi ekonomi dan perdagangan. China tidak punya pilihan, atau jalan keluar, dan harus berjuang sampai akhir," kata pemimpin redaksi surat kabar Global Times yang dikelola pemerintah China, Hu Xijin, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak seorang pun, tidak ada kekuatan yang harus meremehkan kehendak baja rakyat China serta kekuatan dan keuletannya untuk berperang," kata Hu Xijin.
Jurnal Qiushi itu juga mengatakan konsumen dan bisnis AS telah memperoleh manfaat besar dari perdagangan dengan China. Ia juga memperingatkan bahwa gesekan perdagangan pasti akan berdampak negatif dan serius pada ekonomi AS. Sebab, tarif yang lebih tinggi bakal meningkatkan biaya produksi untuk bisnis AS dan mendorong inflasi bagi konsumen negara itu.
Amerika Serikat memulai perang dagang dengan China pada 2018 lalu. AS menuduh Cina telah melakukan pencurian kekayaan intelektual selama bertahun-tahun. (ptj/eks)