Analia Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan IHSG berpotensi bertahan di area 6.300. Hal itu tak hanya terlihat dari sisi fundamental berupa sentimen rapat suku bunga acuan, tetapi juga dari kacamata teknikal.
"IHSG diprediksi menguat, support 6.272-6.305 resistance 6.356-6.372," papar Dennies melalui risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah meramalkan penguatan IHSG hari ini lebih terbatas dibandingkan kemarin. Pasalnya, secara teknikal indeks hampir memasuki tren pelemahan.
Namun, pelaku pasar tetap bisa memperhatikan sejumlah saham yang berpeluang memberikan keuntungan hari ini, yaitu PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Bisi International Tbk (BISI), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Sekadar informasi, IHSG kemarin kembali berada di atas angin. Pasar saham Indonesia tembus ke level 6.339 dengan penguatan signifikan sebesar 1,3 persen.
Lihat juga:Tak Mudah bagi BI Pangkas Suku Bunga Acuan |
Mayoritas atau sebanyak 265 saham tampak hijau, sedangkan 154 saham lainnya melemah dan sisanya 123 saham diam di tempat alias bergerak stagnan.
Sejalan dengan IHSG, bursa saham Wall Street juga berakhir positif tadi malam. Rinciannya, Dow Jones menguat 0,15 persen, S&P500 0,3 persen, dan Nasdaq Composite 0,42 persen.
(aud/lav)