Direktur Utama BEI Djajadi memaparkan capaian laba bersih perusahaan terbuka dalam tiga bulan pertama tahun ini sejalan dengan pendapatan yang juga naik menjadi Rp866,10 triliun.
"Jadi, memang pertumbuhannya bagus sampai Maret 2019 ini. Perkembangannya masih oke, dari aset dan laba," ujarnya, Senin (24/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total ekuitas naik 11,31 persen dari Rp2.904 triliun dan per Maret 2019 menjadi Rp3.233 triliun," jelas Inarno.
Saat ini, menurut dia, BEI memfasilitasi perusahaan untuk melakukan aksi korporasi berupa penggalangan dana (fund raising), seperti penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO), penerbitan obligasi, hingga rights issue.
[Gambas:Video CNN]
Ia mengaku jumlah penggalangan dana beberapa waktu terakhir memang belum menggeliat. Hal itu karena dipengaruhi oleh proses pemilihan presiden (pilpres) yang digelar pada April 2019 kemarin.
"Tapi Insyaallah setelah Pilpres tercapailah target penggalangan dana Rp180 triliun dari pasar modal," pungkasnya. (aud/bir)