Mobil-mobil bekas yang dilelang merupakan taksi bekas yang berusia di atas 5 tahun. Perusahaan juga melelang mobil bekas penumpang. Jenis mobil yang dilelang beragam mulai dari sedan, hingga kendaraan komersial, seperti truk.
Direktur Utama Blue Bird Noni Purnomo mengatakan untuk bisnis lelang ini, perseroan membentuk perusahaan joint venture (JV) dengan Mitsubishi UFG Lease and Finance dan Takari Kokoh Sejahtera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan patungan itu membutuhkan investasi sebesar Rp23 miliar pada tahap awal. Emiten BIRD itu sendiri tercatat sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 51 persen.
Dalam pembiayaan, ia bilang Blue Bird akan bekerja sama dengan Mitsubishi UFG Lease and Finance. Namun, tidak menutup kemungkinan perseroan akan menggandeng perusahaan pembiayaan lainnya ke depan.
Hingga akhir tahun, perseroan menargetkan bisa menjual 400 unit mobil bekas. Pada peresmian operasionalnya, perseroan melelang 200 kendaraan dari berbagai tipe dan merek.
[Gambas:Video CNN]
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Balai Lelang Caready Hery Sugiarto menyatakan pertumbuhan penjualan mobil bekas di Indonesia lebih potensial dibandingkan mobil baru. Ia menyebut sepanjang 2017-2018 angka penjualan mobil baru stabil sebesar 1 juta unit per tahun.
"Kalau pasar mobil bekas justru jauh lebih besar. Biasanya pasar mobil bekas bisa 5 kali lebih besar dari mobil baru," imbuh dia.
Peserta lelang bisa mengikuti proses lelang melalui online di laman resmi caready.co.id maupun offline dengan mendatangi kantor Balai Lelang Caready di Jalan Narogong, Bekasi. (ulf/bir)