Hal ini menjadi simpulan dalam rapat koordinasi lanjutan evaluasi kebijakan penurunan harga tiket angkutan udara. Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakilan manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (Persero), Lion Air Group, PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), dan PT Pertamina (Persero).
"Keputusannya, untuk menjamin ketersediaan penerbangan murah bagi masyarakat maka pemerintah bersama seluruh pihak yang terkait berkomitmen untuk menyediakan penerbangan murah LCC domestik," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam konferensi pers di kantornya, Senin (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting kami komitmen sekian persen dari total kapasitas penumpang di pesawat akan kami alokasikan kursinya untuk penerbangan murah tadi," ujarnya.
Adapun banyaknya rute yang tarifnya akan dipangkas diklaim Susiwijono akan signifikan terhadap total penerbangan LCC.
Lihat juga:Harga Tiket Pesawat Masih 'Selangit' |
Ia menyatakan setelah diberlakukan, aturan diskon tersebut harus dipatuhi oleh seluruh maskapai penerbangan domestik.
Selanjutnya, ia menegaskan kebijakan diskon tarif telah mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan industri.
Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menambahkan Garuda Indonesia akan mengikuti kesepakatan. Dengan diskon, Gatot berharap bisa mendorong jumlah penumpang pada penerbangan yang okupansinya rendah.
"Kalau utilisasinya ditingkatkan diharapkan bisa mengkompensasi," ujarnya.
CNNIndonesia.com tengah berusaha menghubungi pihak Garuda Indonesia Group, Lion Air Group, dan Air Asia Group. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari pihak-pihak tersebut.
[Gambas:Video CNN] (sfr/agi)