JK soal Tiket Pesawat Turun: Kalau Tak Promo Bisa Bangkut

CNN Indonesia | Selasa, 02/07/2019 21:03 WIB
JK soal Tiket Pesawat Turun: Kalau Tak Promo Bisa Bangkut Wakil Presiden Jusuf Kalla. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) menurunkan harga tiket pesawat hanya melalui skema promo pada jam tertentu demi menjaga kinerja perusahaan.

Menurut JK, jika penurunan menjadi 50 persen dari tarif batas atas (TBA) itu berlaku secara umum, maka akan menyebabkan maskapai penerbangan bangkrut.

"Kalau harga seperti itu berlaku umum, saya kira perusahaan penerbangan bangkrut. Tarif normal saja, Garuda mulai bermasalah," ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (2/7).


JK mengatakan penurunan harga itu berlaku di hari dan jam tertentu yang telah disepakati oleh pihak maskapai. Menurut dia, pihak maskapai tak bisa sembarangan menurunkan harga tiket karena dipengaruhi kurs mata uang.


"Harga tiket itu sangat tergantung dolar dengan rupiah. Penerimaannya rupiah, biayanya dolar, otomatis mengikuti kurs itu. Kemudian biaya maintenance pesawat, itu yang tidak mungkin lagi diturunkan, kecuali dengan promo itu tadi," kata JK.

Maskapai berbiaya murah mulai menurunkan harga tiket pesawat yang dijual melalui agen perjalanan online pada hari ini, Senin (1/7). Namun, penurunan harga ini hanya terjadi pada rute dan waktu penerbangan tertentu.

Hal ini sesuai dengan instruksi pemerintah yang meminta maskapai LCC untuk tetap menyediakan harga tiket pesawat murah. Pemerintah memperbolehkan maskapai memberikan penurunan harga hanya pada rute dan waktu penerbangan tertentu, bahkan melalui skema diskon atau promo.

[Gambas:Video CNN] (pris/lav)