Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan pelaku pasar optimistis The Fed segera memangkas suku bunga acuannya. Sebagian pihak berspekulasi penurunan suku bunga acuan dilakukan bulan ini.
"Penguatan didorong oleh optimisme investor merespons sentimen positif dari global" kata Dennies seperti dikutip melalui risetnya, Jumat (5/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IHSG diprediksi menguat, support 6.347-6.362 resistance 6.388-6.399," jelasnya.
Sementara, Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko menyatakan IHSG berpotensi untuk naik kelas. Ia meramalkan indeks sedang mengarah ke area 6.400.
"Rentang IHSG yang sebelumnya 6.300-6.420 berganti lebih tinggi menjadi 6.420-6.490," tulis Yuganur dalam risetnya.
[Gambas:Video CNN]
Yuganur meminta pelaku pasar untuk mencermati sejumlah saham, seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (INDF).
Sekadar informasi, IHSG kemarin berbalik arah menguat ke level 6.375 dengan kenaikan tipis 0,21 persen atau 13,34 poin. Tercatat, sebanyak 211 saham berakhir positif, 192 saham terkoreksi, dan sisanya 146 saham yang diperdagangkan bergerak stagnan.
Dari global sendiri, bursa saham Wall Street tampak kokoh di zona hijau selama empat hari berturut-turut. Tadi malam, Dow Jones menguat 0,67 persen, S&P500 0,77 persen, dan Nasdaq Composite 0,75 persen.
(aud/agt)