Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan pembangunan bandara ini ditargetkan rampung 100 persen pada Desember tahun ini.
"Harapan kami Desember sudah selesai, sehingga Presiden Joko Widodo bisa resmikan, Insyaallah tercapai," katanya, Jumat (5/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi masih bagian kecil menuju kapasitas 14 juta," katanya.
Pengerjaan infrastruktur terminal memiliki luas hingga 219 ribu meter persegi, dan telah dioperasikan sebesar 12.900 meter persegi.
"Kami kira penyelesaian Bandara Yogyakarta Internasional Airport ini menjadi bandara yang pembangunannya tercepat di dunia mungkin. Karena hanya dalam waktu satu tahun lebih sedikit sudah bisa diselesaikan," tuturnya.
Pembangunan bandara ini menelan invetsasi Rp6,7 triliun. Saat ini, perseroan telah mengeluarkan dana sebesar Rp5,5 triliun untuk pembangunannya.
Bandara ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Pasalnya, kapasitas Bandara Adisutjipto sudah dalam kondisi lack of capacity atau kekurangan kapasitas, karena hanya bisa menampung 1,8 juta penumpang sedangkan pengunjung setiap tahun mencapai 8,4 juta orang. (ulf/agi)