Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan salah satu poin yang perlu dimasukkan dalam UU terkait Pasar Modal adalah menambah peserta yang bisa menjadi fasilitator transaksi perdagangan surat utang (obligasi) di pasar modal, khususnya melalui over the counter (OTC).
"Kami dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menyiapkan PPA (Pasar Perdagangan Alternatif). Kami harapkan semua perdagangan obligasi bisa dari PPA tersebut, tapi pesertanya bisa diperluas, tidak hanya AB (Anggota Bursa)," ujarnya, Senin (8/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini yang banyak mentransaksikan obligasi itu kan dari perbankan juga, sehingga kami anggap perlu ada perluasan pesertanya. Kalau sekarang anggotanya hanya AB, kami harap perbankan bisa melakukannya juga," terang Inarno.
"(Efeknya) kami ingin mengaktifkan perdagangan untuk obligasi," imbuhnya.
[Gambas:Video CNN]
Secara umum, ia menginginkan kabinet kerja baru nantinya bisa mendorong perekonomian yang lebih baik, sehingga berdampak positif untuk bursa.
Setidaknya, Inarno berharap seseorang yang menjabat sebagai menteri koordinator bidang perekonomian dan menteri keuangan bisa lebih kredibel dari sebelumnya.
"Yang terkait perekonomian itu harus kuat," pungkasnya. (aud/bir)