"Kami mengharapkan ekspor (CPO ke India) bisa kembali ke 7 juta ton," ujar Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono di sela Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) di Jakarta, Selasa (9/7).
Mukti mengungkapkan India merupakan negara tujuan ekspor terbesar CPO bagi Indonesia. Tahun lalu, porsi ekspor CPO ke India mencapai 21 persen dari total ekspor CPO dan turunannya yang mencapai 32,02 juta ton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Maret 2019 lalu, ekspor CPO dan produk turunannya ke India tercatat anjlok 62 persen dari bulan sebelumnya yaitu dari 516,53 ribu ton menjadi 194,41 ribu ton. Selain bea masuk impor yang tinggi, pelemahan perekonomian juga turut menyebabkan penurunan permintaan ekspor India.
"Kalau tahun ini masih agak berat untuk (ekspor CPO ke India) mencapai 7 juta ton," ujarnya.
Lebih lanjut, secara volume, Mukti berharap ekspor CPO dan turunannya tahun ini paling tidak menyamai tahun lalu di level 32,02 juta ton.
Lihat juga:Daya Beli Petani Turun pada Juni 2019 |
"Dari sisi nilai, agak berat, nilainya cenderung turun dibandingkan tahun lalu," ujarnya. (sfr/lav)