Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan diskusi dilakukan melalui telpon. Ia mengatakan diskusi antara dua pihak tersebut berjalan secara konstruktif.
"Tetapi terlalu dini untuk rincian hasilnya," katanya seperti dikutip dari AFP, Rabu (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS dan China terlibat perang dagang sejak pertengahan tahun kemarin. Sejak awal 2019 lalu, mereka berupaya untuk menyelesaikan konflik tersebut.
Atas dasar itulah, Trump memberlakukan kenaikan tarif pada produk China senilai US$ 200 miliar menjadi 25 persen. Dia juga mengancam akan mengenakan bea masuk besar terhadap impor senilai US$ 300 miliar asal China.
Setelah pertemuannya dengan Xi di Osaka, Trump mengatakan dia akan menahan diri untuk tidak mengenakan tarif pada lebih banyak produk Cina. Kudlow mencatat bahwa Trump telah setuju untuk menunda penetapan tarif baru dan akan memungkinkan produk-produk AS tertentu untuk dijual kepada raksasa telekomunikasi China Huawei.
"Karena itu, kami memiliki yang sangat kuat bahwa Cina akan segera, mungkin segera, mulai membeli produk pertanian AS," katanya.
[Gambas:Video CNN][Gambas:Video CNN]
(afp/agt)