Mastura (52 tahun), warga Jalan Letnan Murod, Palembang, menerangkan harga cabai pada akhir pekan lalu berkisar Rp83 ribu per Kg di Pasar KM 5 Palembang. Namun, hari ini, harganya sudah menyentuh Rp90 ribu per.
Menurut dia, harga cabai tersebut tercatat lebih mahal dari harga daging ayam yang dibanderol Rp40 ribu per Kg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Yustianus mengatakan kenaikan harga cabai disebabkan karena sebagian besar daerah penghasil belum memasuki musim panen.
"Masa panen cabai terdekat adalah Agustus. Kami prediksi kenaikan harga akan terjadi hingga Agustus nanti. Sementara, masyarakat diharap berhemat dalam penggunaan cabai atau mengonsumsi cabai olahan," imbuh dia.
[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut ia menyebut pihaknya telah kordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mencari solusi dalam mengatasi lonjakan harga cabai. Ia mengaku tak menutup kemungkinan akan mengimpor cabai jika kenaikan harga tidak terkendali.
"Kami masih menunggu upaya dari Kementerian Perdagangan. Mungkin kalau terpaksa harus impor, ya impor. Kami tunggu perkembangannya dari Kementerian Perdagangan," jelas dia.
Sementara itu, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) nasional melansir harga cabai berada di kisaran Rp52.700 - Rp57.400 per Kg untuk berbagai jenis, mulai dari cabai rawit hijau, cabai rawit merah, cabai merah besar, hingga cabai merah keriting.
Harga cabai tertinggi terpantau terjadi di beberapa daerah, seperti Banda Aceh sebesar Rp80 ribu per Kg, Maumere Rp91 ribu per Kg, dan Palembang Rp81.250 per Kg. (idz/bir)