Mereka dalam sebuah laporan terbaru yang dikutip dari Reuters mengakui ekonomi di kawasan Asia akan mendapatkan imbas besar dari perang dagang yang berkecamuk antara Amerika Serikat dengan China.
Tapi, perang dagang tersebut tak akan menggoyahkan pertumbuhan ekonomi Asia. ADB tetap yakin pertumbuhan ekonomi di Asia akan mampu mencapai 5,7 persen pada tahun ini dan 5,6 persen pada tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mempertahankan ramalan pertumbuhan Asia, ADB juga mempertahankan proyeksi mereka atas ekonomi China. Menurut mereka, walaupun mendapatkan beban berat dari perang dagang yang dilancarkan Amerika, ekonomi China masih akan mampu tumbuh 6,3 persen pada 2019 ini dan 6,1 persen pada 2020 mendatang.
[Gambas:Video CNN]
(reuters/agt)