"Tentu dalam kondisi hari ini cukup baik. Tetapi, harapannya, dalam kondisi lebih tenang dan kondisi ekonomi lebih baik itu bisa turun lagi. Dulu kita pernah 4,5 persen," katanya, Kamis (25/7).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan peluang penurunan bunga acuan makin terbuka jika tingkat inflasi terkendali. Alasannya, inflasi yang terkendali menunjukkan kondisi ekonomi yang baik, sehingga membuka peluang bagi bank sentral untuk menurunkan tingkat bunga acuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bank sentral masih membuka ruang untuk kebijakan moneter yang akomodatif. Hal ini mempertimbangkan rendahnya tingkat inflasi dan perlunya stimulus yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Sebagai catatan, target inflasi BI tahun ini adalah 3,5 persen plus minus 1 persen.
Sebagai informasi, BI memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen pada bulan ini. Penurunan bunga ini merupakan yang pertama sejak September 2017 dan diharapkan mampu menggenjot perekonomian di dalam negeri.
[Gambas:Video CNN] (ulf/sfr)