Sebab, menurutnya, teknologi blockchain bisa melacak, mengatur dan mendistribusikan informasi, sehingga proses pemasaran dan rantai distribusinya optimal.
"Solusi itu akan meningkatkan efisiensi rantai suplai di bidang agrikultur dan perikanan, juga manajemen e-commerce, Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)," ujarnya dalam seminar Global Investment Blockchain Summit, Senin (29/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, lanjut Bambang, mendorong kolaborasi perusahaan rintisan (startup), mencakup pengembangan ekosistem, akselerasi, inkubasi, hingga model bisnis dan aspek berkelanjutan dari bisnis startup.
Lihat juga:Jokowi Siapkan Rp400 Triliun untuk Dana Desa |
Kebijakan itu mencakup peta jalan transformasi digital, harmonisasi peraturan perundangan, kebijakan fiskal, kemudahan berusaha, termasuk kesediaan akses pendanaan dan tenaga kerja terampil.
"Infrastruktur teknologi komunikasi dan informasi juga menjadi sasaran kebijakan, sekaligus perbaikan keamanan siber dan tata kelola," imbuh Bambang.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)