PT BNI Life Insurance (BNI Life) menjadi satu-satunya perusahaan asuransi jiwa yang menerima penghargaan Superbrands Indonesia 2019 untuk kategori Asuransi Jiwa. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO Superbrands Indonesia Grandtyana Mayasari kepada Direktur Utama BNI LIfe Shadiq Akasya dan Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan di acara Superbrands Gala Awards Night 2019 yang digelar pada Jumat malam (26/7/2019) di Sheraton Hotel Gandaria City, Jakarta.
Direktur Utama BNI Life, Shadiq Akasya, menjelaskan penghargaan ini menjadi momentum kebanggaan dan sebagai bukti keberhasilan pihaknya di industri asuransi jiwa sebagai 'Life Insurance Top of Mind'.
"Karena penghargaan yang kami terima berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan oleh Nielsen selaku badan rating independen dan kredibel yang diakui hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia," ucap Shadiq.
![]() |
Menurut Shadiq, keberhasilan BNI Life meraih penghargaan ini tidak lepas dari peran serta dan dukungan segenap shareholders, manajemen, karyawan, dan tenaga pemasar, termasuk nasabah setia BNI Life yang ada di seluruh Indonesia yang telah mempercayakan BNI Life sebagai partner perencanaan keuangan dan memberikan perlindungan asuransi untuk mereka dan keluarga.
"Hal ini tentunya menjadikan kekuatan bagi kami untuk terus mengembangkan kinerja perusahaan baik dari segi bisnis maupun pelayanan kami dan mewujudkan selalu komitmen kami sebagai perusahaan asuransi yang hadir memberikan perencanaan masa depan dan perlindungan terpercaya dengan segala kemudahannya,"ucap Shadiq.
![]() |
"Ini sebagai salah satu bentuk layanan informasi digital kami kepada nasabah dan masyarakat umum untuk bisa mengetahui dan mengenal lebih dekat lagi mengenai BNI Life," ucapArry.
![]() |
Direktur Keuangan BNI Life, Eben Eser Nainggolan, menuturkan bahwa Corporate Image Award merupakan penghargaan tertinggi bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi terbaik di Indonesia. BNI Life memperoleh indeks tertinggi dan menduduki urutan pertama pada kategori asuransi jiwa berdasarkan total aset Rp 10-20 triliun diantara empat industri lainnya.
![]() |
Metode pengambilan sampel survei dilakukan dengan caraface to face interview untuk responden manajemen sedangkan untukstock holder/investor dan jurnalis menggunakan purposive sampling. Adapun responden publik sampel survei dilakukan dengan menggunakan multistage area random sampling.
![]() |




