"Kami harap investasi yang datang tidak hanya dua kali dari investasi yang dikeluarkan dari APBN, tetapi bisa tiga, empat, lima kali lipat, dari yang sudah dikeluarkan dari APBN," ujar Jokowi saat meninjau Sipinsur Geosite di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, dikutip dari laman Sekretariat Presiden, Senin (29/7).
Menurut Jokowi, butuh investasi besar untuk membangun kawasan wisata terintegrasi di Danau Toba. Karenanya, ia menilai kombinasi APBN dan investasi swasta mampu mendorong kemajuan pariwisata di kawasan danau terbesar di Indonesia itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu semuanya akan kami dorong, sehingga betul-betul ada perubahan total. Selain juga perbaikan lingkungan itu tadi yang ditanyakan, akan dikerjakan, tapi satu-satu," ujarnya.
Jokowi berkata rencana pengembangan pariwisata Danau Toba dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai 2020. Sebelumnya, kata Jokowi pembangunan sarana dan prasarana sudah mulai dibangun sejak 2018 lalu.
[Gambas:Video CNN]
"Tadi jalan keliling Samosir hanya kurang 21 kilometer. Itu sebagian sudah, hanya belum kita tunjukkan. Sudah mulai sebetulnya tahun kemarin, cuma belum ditunjukkan," jelas Jokowi.
Dalam kunjungan kerja kali ini, Jokowi turut meninjau Pelabuhan Penyeberangan Muara, di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Jokowi turut didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.
Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor. (fra/bir)