Trump masih Kecewa dengan Penurunan Suku Bunga The Fed
CNN Indonesia
Kamis, 01 Agu 2019 04:41 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerang Ketua Federal Reserve Jerome Powell kembali Rabu (31/7). Padahal, The Fed sudah memangkas suku bunga acuan mereka.
Trump mengatakan pemangkasan suku bunga acuan yang dilakukan The Fed masih belum cukup. "Apa yang ingin didengar Pasar adalah siklus penurunan suku bunga yang panjang dan agresif dan bisa mengimbangi China, Uni Eropa dan negara-negara lain di seluruh dunia," kata Trump seperti dikutip dari AFP, Kamis (1/8).
"Seperti biasa, Powell mengecewakan kita," tambahnya.
The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan mereka 25 basis poin ke kisaran 2 persen hingga 2,25 persen, Rabu (31/7).
Pemangkasan yang merupakan pertama kalinya sejak 2008 dilakukan dengan mempertimbangkan kekhawatiran tentang ekonomi global dan inflasi AS. Fed masih mengisyaratkan kesiapan untuk menurunkan bunga acuan secara lebih lanjut jika diperlukan.
Namun, keputusan tersebut menimbulkan perbedaan pendapat dari Presiden Fed Boston Eric Rosengren dan Presiden Fed City Kansas Esther George . Mereka berpendapat seharusnya bank sentral membiarkan suku bunga tidak berubah.
[Gambas:Video CNN]
(agt/agt)
Trump mengatakan pemangkasan suku bunga acuan yang dilakukan The Fed masih belum cukup. "Apa yang ingin didengar Pasar adalah siklus penurunan suku bunga yang panjang dan agresif dan bisa mengimbangi China, Uni Eropa dan negara-negara lain di seluruh dunia," kata Trump seperti dikutip dari AFP, Kamis (1/8).
"Seperti biasa, Powell mengecewakan kita," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemangkasan yang merupakan pertama kalinya sejak 2008 dilakukan dengan mempertimbangkan kekhawatiran tentang ekonomi global dan inflasi AS. Fed masih mengisyaratkan kesiapan untuk menurunkan bunga acuan secara lebih lanjut jika diperlukan.
[Gambas:Video CNN]
(agt/agt)