"Pembicaraan perdagangan terus berlanjut, dan selama pembicaraan itu AS akan mulai, pada 1 September, memberikan tambahan tarif 10% terhadap impor US$300 miliar sisa barang dan produk yang berasal dari China ke Negara kami. Ini belum termasuk 250 Miliar Dolar sudah Tarif di 25%," kata Trump seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/8).
Tidak jelas kenapa Trump memutuskan untuk memberlakukan tarif baru tersebut. Cuma, dalam serangkaian tweet, Trump menyalahkan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, AS dan China setahun belakangan ini terlibat perang dagang. Kedua negara semenjak awal tahun lalu sebenarnya sudah berunding untuk menyelesaikan konflik dagang tersebut.
Pekan ini, perundingan damai dagang dilanjutkan kembali. Perundingan berakhir Rabu (31/7) kemarin. Tapi tidak ada perkembangan berarti dari pertemuan tersebut.
Meskipun demikian, dua pihak mengatakan pertemuan cukup bagus. Karena itulah, pihak AS dan China akan bertemu lagi untuk melanjutkan perundingan damai dagang tersebut.
Pertemuan rencananya akan dilaksanakan September mendatang. Trump mengatakan serangan tarif akan dihentikan kalau perundingan dagang yang dilakukan bisa mencapai kesepakatan berarti.
(reuters/agt)