PLN Sebut Nilai Ganti Rugi Listrik Mati Tembus Rp1 Triliun

CNN Indonesia
Senin, 05 Agu 2019 15:36 WIB
PT PLN menyatakan kemungkinan nilai kompensasi yang diberikan terkait listrik mati di beberapa daerah di Jawa, Minggu (4/8) kemarin mencapai Rp1 triliun. Masyarakat menggunakan lilin saat listrik mati di Jakarta dan sejumlah wilayah lain di Jawa, Minggu (4/8). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT PLN (Persero) memperkirakan kemungkinan besar nilai kompensasi yang harus dibayarkan perusahaan setrum tersebut kepada pelanggan akibat gangguan listrik yang melanda sejumlah daerah di Jawa pada Minggu (4/8) dan Senin (5/8) ini akan mencapai Rp1 triliun.

"iya (Segitu Rp1 triliun)," kata Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Djoko Rahardjo Abumanan singkat, Senin (5/8).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan ganti rugi atau kompensasi tersebut diberikan untuk 21 juta pelanggan. Kompensasi tersebut diberikan pada seluruh pelanggan yang terdampak, tanpa mereka harus menghubungi perseroan.

"(Kompensasi) plus minus Rp1 triliun tapi masih dihitung oleh teman-teman dari PLN," ujarnya.

Listrik padam di sejumlah wilayah Jakarta dan sebagian Banten, Jawa Barat, serta Jawa Tengah, pada Minggu (4/8). Bahkan beberapa wilayah masih padam hingga Senin (5/8) pagi.

PLN menjelaskan listrik mati karena ada gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Hal ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan.

Akibatnya, seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa mengalami gangguan (trip). Aliran listrik kemudian padam di wilayah Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah. Listrik padam di wilayah Jabodetabek sendiri terjadi mulai pukul 11.48 WIB.

Selain itu, pemadaman listrik di wilayah lainnya termasuk Jawa Barat disebabkan karena gangguan transmisi Sutet 500 kV. Area yang terdampak listrik padam ini antara lain Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.
[Gambas:Video CNN]
Pelaksana Tugas Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani  mengatakan gangguan listrik tersebut kemungkinan besar masih akan berlanjut di beberapa daerah sampai dengan Senin (5/8) ini. Presiden Jokowi memerintahkan PLN untuk bergerak cepat dalam mengatasi masalah tersebut.

Menurutnya, masalah tersebut tak hanya merusak reputasi PLN tapi juga merugikan masyarakat.
(agt/agt)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER